aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Kiat Sukses Menerapkan Toilet Training kepada Si Kecil

Sunday, 2 October 2016 01:00:51 WIB | AURA
Kiat Sukses Menerapkan Toilet Training kepada Si Kecil
Ilustrasi (Dok. Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tidak sedikit orang tua yang putus asa menerapkan toilet training kepada buah hatinya. Untuk membantu para orang tua, pendiri NYC Potty Training, Inc Samantha Allen memberikan beberapa tipnya berikut:

Yang harus dilakukan:

- Ketika akan mengajarkan anak menggunakan toilet, hindari penggunaan popok dan sejenisnya. "Anak akan kebingungan jika Anda masih mengenakan popok padanya. Dengan tidak menggunakan popok, anak akan tersadar bahwa ia seharusnya buang air kecil dan besar di toilet."

- Tanamkan sifat mandiri pada anak, mungkin bisa dengan membiarkan anak makan atau berpakaian sendiri. Karena jika Anda masih menyuapi dan memakaikan baju, anak akan kesulitan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, termasuk menggunakan toilet.

- Sebagai orang tua, Anda harus tetap tenang ketika menerapkan toilet training. Jangan paksa atau menarik anak ke dalam toilet, karena kemungkinan anak akan mengalami trauma dan enggan kembali menggunakan toilet.

Yang harus dihindari:

- Menerapkan toilet training dengan setengah-setengah. "Akan lebih efektif jika Anda meluangkan beberapa hari untuk memfokuskan toilet training kepada anak dibanding Anda menerapkannya setengah-setengah," ujar Samantha, seperti dilansir laman US Weekly.

- Hindari memberi pertanyaan kepada anak, karena mengajukan pertanyaan kepada anak memberinya kesempatan untuk menolak. Contohnya ketika akan mengajak anak tidur. Jangan menanyakan: "Apakah kamu ingin tidur sekarang?" Namun, katakan: "Sudah tiba waktunya tidur!"

- Mudah menyerah, kebanyakan orang tua akan melunak karena takut bertindak terlalu keras terhadap anak. Padahal, tujuan pembelajaran akan lebih mudah tercapai jika Anda membuat ekspektasi yang jelas dan membiarkan anak mengikutinya.

- Kebiasaan mendikte hanya akan membuat anak merasa terbebani. "Mendikte anak atau berusaha menjelaskan pada anak dengan membacakan berbagai buku atau memberitahukan berbagai informasi tentang toilet training hanya akan membuat anak tertekan."

AURA.CO.ID

Komentar