aura('#content-light').lightGallery({ selector: '.item-img', download: false });

Cinta Laura Ajak Perangi Persebaran AIDS di Indonesia

Friday, 19 June 2015 15:23:48 WIB | Redaksi
Cinta Laura Ajak Perangi Persebaran AIDS di Indonesia
Cinta Laura (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aquired Immuno Deficiency Syndrome atau yang lebih dikenal dengan istilah AIDS, diklaim telah merenggut puluhan juta jiwa di dunia. Karena itu, kampanye untuk melawan AIDS telah didengungkan secara massal di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, prevalensi AIDS - Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau virus yang menyebabkan AIDS, di Indonesia mencapai 0,16 persen dari total penduduk. Berarti, sekitar 400.000 mengidap HIV dan jumlah ini akan terus meningkat ke angka satu juta penduduk pada tahun ini. Jumlah ini memang lebih sedikit dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, seperti Kamboja, Laos, dan Thailand. Namun, bukan tidak mungkin prevalensi AIDS di Indonesia akan lebih tinggi jika ini terus dibiarkan.

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, seorang warga negara asal Belgia, Ninette Murk mendirikan Indonesia Against AIDS, sebuah organisasi non pemerintah untuk membantu mengkampanyekan upaya untuk menekan jumlah pengidap AIDS yang kini pertumbuhannya semakin pesat di Indonesia.

Salah satu kampanye yang dilakukan Indonesia Against AIDS adalah merangkul figur-figur tanah air untuk mengajak masyarakat melalui media sosial dan website untuk melawan perkembangan AIDS. Indonesia Against AIDS pun mempercayakan aktris Cinta Laura sebagai duta dalam kampanye mereka.

"Saya sangat bangga menjadi salah satu duta Indonesia untuk melawan AIDS. Menurut saya, edukasi kepada masyarakat sangatlah penting untuk menekan persebaran AIDS yang terus meluas di Indonesia. Selain itu, edukasi juga memainkan peran penting untuk melawan stigma buruk dan diskriminasi terhadap pengidap AIDS," ujar Cinta Laura dalam rilis yang diterima tabloidbintang.com, Jumat (19/6).

Cinta menyebutkan bahwa edukasi yang perlu ditekankan ke masyarakat adalah soal perilaku seks bebas dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (NARKOBA) yang merupakan penyebab utama persebaran AIDS di Indonesia. "Kita harus memotivasi mereka supaya waspada terhadap persebaran AIDS, salah satunya dengan mengingatkan mereka soal perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba," jelas Cinta.

Gadis kelahiran Quakenbrück, Jerman, 17 Agustus 1993 ini mengaku gembira dengan kesadaran berbagai organisasi yang berupaya untuk memerangi AIDS dengan berbagai cara.

"Kampanye melalui media sosial merupakan yang pertamakalinya di Indonesia. Saya menganggap cara ini merupakan cara yang optimal. Mengingat saat ini ketergantungan masyarakat akan media sosial begitu tinggi. Saya berharap agar kampanye ini bisa meluas ke seluruh wilayah Indonesia," tutupnya.

(pr/ray)

Komentar