Penataan Cahaya Dalam Ruangan Memengaruhi Produktivitas Anda. Betulkah?

Tuesday, 5 December 2017 17:40:00 WIB | Carisya Nuramadea
Penataan Cahaya Dalam Ruangan Memengaruhi Produktivitas Anda. Betulkah? (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Nongkrong di warung kopi favorit, berolahraga atau melakukan rutinitas kecantikan, mungkin terkesan sepele dan bisa dilakukan dengan mudah.

Namun tahukah Anda bahwa ada solusi untuk membuat tubuh Anda dapat bekerja lebih cerdas dan meningkatkan produktivitas Anda? Dan uniknya,  salah satu cara mudah untuk membuat Anda bereaksi demikian adalah dengan menukar bohlam lampu Anda.

Ya, betul sekali, hal kecil ini ternyata bisa membuka potensi penuh Anda atas apa yang sedang Anda dikerjakan.

Dilansir Well + Good, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan bahwa pekerja yang terpapar area yang terang pada siang hari mengalami tingkat kantuk di siang hari yang lebih rendah.  Lainnya adalah dari Universitas Toronto yang mendeteksi bahwa emosi kuat (baik secara positif dan negatif) dirasakan paling kuat di bawah pencahayaan terang yang intens. Dan masih ada penelitian lintas budaya lain yang menemukan bahwa ketika para pekerja terpapar sinar yang redup, suasana hati mereka secara kolektif berada pada kondisi terburuk.

"Pencahayaan dapat memiliki dampak besar pada suasana hati yang ingin Anda ciptakan di ruang yang berbeda," jelas Mathew Sommers, manajer inovasi konsumen di General Electric Lighting. "Cahaya putih yang lebih hangat dan kuning cenderung menciptakan lebih banyak suasana santai. Sementara cahaya yang lebih putih, lampu yang lebih tajam cenderung lebih memberi energi pada tempat di mana Anda perlu melakukan pekerjaan atau tugas tertentu."

 

Ruang yang tenang bisa membuat seseorang lebih fokus dalam pekerjaan (Depositphotos)

 

Dengan kumpulan studi dan pilihan pencahayaan yang memberi manfaat pada suasana hati ini, GE membantu merancang pencahayaan kerja di kantor Well + Good, agar pekerjanya dapat bekerja dengan lebih produktif.

Hasilnya? Pencahayaan betul-betul memengaruhi suasana hati - meski staf tidak punya waktu untuk membedakannya.

Berikut ini adalah pengaturan cahaya sesuai ruang dan kebutuhannya.

Ruang masuk: Tempat para pengunjung dan staf mengobrol tentang apapun mulai dari ide hingga rencana bisnis. Untuk area ini, tema yang diambil adalah tema santai sehingga lampu yang digunakan adalah lampu putih yang lebih redup dan halus mirip ruang keluarga dan ruang makan.

Ruang kerja: Menggunakan lampu putih yang cerah sehingga ruangan terasa terang. Tujuannya adalah agar staf menjadi lebih fokus dalam bekerja.

Ruang konferensi: Ruangan ini memiliki cahaya yang lebih lembut daripada ruang kerja tapi tidak seredup ruang tamu.

 

(dea / wida)

Komentar