5 Kebiasaan Buruk yang Jangan Dibawa ke Dalam Pernikahan

Tuesday, 14 November 2017 21:00:00 WIB | Kiki Safitri
5 Kebiasaan Buruk yang Jangan Dibawa ke Dalam Pernikahan (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Sebelum memutuskan menikah, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa kebiasaan buruk pasangan. Karena jika sudah telanjur terikat dalam hubungan pernikahan, tentu menghadapi kebiasaan buruk pasangan sudah lebih sulit untuk dihindari. 

Berikut beberapa kebiasaan buruk menurut para ahli di bidang hubungan yang menilai pola negatif mana yang harus diselesaikan sebelum mulai memikirkan pernikahan, seperti dilansir Huffingtonpost, Selasa (14/11).

1. Mengharapkan pasangan bisa membaca pikiran Anda 

Berhentilah berpikir Anda bisa mendapatkan apa yang Anda inginkan tanpa harus berbicara. "Ya memang menyenangkan bila pasangan dapat memenuhi kebutuhan Anda, tapi tak seorang pun dari kita menikah dengan seorang pembaca pikiran," kata Winifred M. Reilly, konsultan pernikahan dan keluarga sekaligus penulis buku It Takes One to Tango. Ditambahkan olehnya, sesungguhnya meminta atau mengatakan langsung apa yang Anda inginkan, menunjukkan tanda kekuatan.

2. Mencoba membuat pasangan cemburu 

"Menikah adalah tentang membangun rasa aman bagi Anda berdua. Bila Anda mencoba membuat pasangan cemburu sebagai hukuman atau sebagai cara menarik perhatian mereka, Anda merusak keamanan hubungan. Coba bicarakan masalah frustasi Anda yang perlu diketahui pasangan, ketimbang berusaha membuat pasangan cemburu," kata Ryan Howes, psikolog. 

3. Terus bertanya apakah pasangan mencintai Anda 

Anda bisa mengatakan 'aku cinta padamu' dan berharap pasangan mengatakannya kembali. Alih - alih demikian, Anda bisa coba mengatakan 'salah satu alasan mencintai pasangan adalah', barulah berharap mendapatkan timbal balik. "Tapi meminta untuk diberitahu sepanjang waktu dapat membuat Anda terlihat tidak aman. Ini juga akan membuat pasangan tidak menjadi dirinya sendiri saat mengatakan cinta," kata Pepper Schwartz, profesor sosiologi. "Jika Anda memiliki pasangan yang pelit mengatakan 'I love you', bicarakan itu, tapi jangan memintanya," imbuhnya. 

4. Terjebak dalam rutinitas membosankan 

Anda pernah bertemu seseorang, berkencan dengannya sebentar, lalu berencana menikah. Ide untuk bersenang - senang seperti menonton televisi, nonton film sesekali, atau sarapan di tempat tidur. Namun ratusan orang yang pernah diwawacarai Karl Pillemer, seorang profesor di bidang pembangunan manusia, mengatakan kebiasaan tersebut tidaklah cukup. "Sebelum menikah, mulailah bertualang. Pecahkan rutinitas. Cobalah petualangan yang membuat Anda keluar dari zona nyaman," kata Karl Pillemer. 

5. Sering memeriksa ponsel 

Tidak ada yang mengatakan bahwa banyak yang sibuk dengan ponselnya saat sedang makan bersama atau bersantai di sofa. "Waktu berdua akan sangat dibutuhkan. Buatlah waktu yang bisa Anda manfaatkan bersama," kata Winifred M. Reilly.

 

(ki / wida)

Komentar