Musim Pancaroba Telah Tiba, Waspadai 3 Nyamuk Penebar Penyakit Ini!

Saturday, 14 October 2017 05:15:16 WIB | Wayan Diananto
Nyamuk menebarkan penyakit. (Foto: Depositphotos)

AURA.CO.ID - Musim pancaroba telah tiba. Beberapa penyakit berpotensi mewabah saat kemarau berubah menjadi hujan. Salah satunya, demam berdarah. Penyakit ini disebarkan nyamuk Aedes aegypti. Namun, bukan hanya Aedes aegypti yang membawa penyakit. Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi dari Perhimpunan Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi Indonesia (PETRI), DR. dr. Leonard Nainggolan SpPD-KPTI menyebut, ada 3 nyamuk yang mesti Anda waspadai.

Leonard membukan fakta ada tiga penyakit utama yang ditularkan melalui nyamuk yaitu malaria, demam berdarah, dan filariasis. Ketiganya berbayaha. Penelitian Leonard tahun 2009 menunjukkan, 1 kasus demam berdarah menghabiskan biaya rata-rata 1,5 juta rupiah. Itu belum termasuk transportasi dan biaya penanggulangan wabah. "Nyamuk Aedes (terutama Aedes aegypti) juga menyebabkan yellow fever, zika, dan chikungunya," ulas Leonard di Jakarta, pekan ini.

Nyamuk lainnya adalah Culex , yang berkembang biak di saluran air, septic tank, parit, genangan hujan, dan tempat gelap seperti rumah. Penyakit yang perlu diwaspadai disebarkan oleh nyamuk Culex adalah kaki gajah. Gigitan nyamuk Culex menyebarkan parasit filaria, penyebab kaki gajah. Parasit ini menyumbat pembuluh limfa di kaki atau lengan, lalu menyebabkan bengkak .

"Terakhir, nyamuk Anopheles yang menularkan parasit plasmodium penyebab malaria. Nyamuk yang menularkan adalah betina. Ia menggigit karena memerlukan darah (protein) untuk mematangkan telur- telurnya. Patut diingat bahwa Anopheles menyukai daerah yang memiliki kelembaban tinggi di atas 60 persen . Nyamuk ini beroperasi di rumah kita antara jam 17 hingga jam 22. Mereka masih aktif pada tengah malam dan menjelang pagi," Leonard memperingatkan.

( wyn / wyn )

Komentar