Paduan Modest Wear dan Topi Baseball karya Vivi Zubedi di New York Fashion Week

Tuesday, 13 February 2018 17:10:58 WIB | Maya Nurindah
Vivi Zubedi kembali pamer karya di New York Fashion Week. (Foto: Bianca Barben)

AURA.CO.ID - Tiga puluh empat koleksi Modest Wear karya perancang mode Indonesia, Vivi Zubedi berhasil mencuri perhatian sekitar 500 tamu yang hadir di panggung New York Fashion Week, The Show pekan lalu.

Dengan memadukan antara modest dengan trend mode kekinian Vivi berhasil menunjukkan bahwa modest wear sangat cocok untuk masuk dalam pasar industri New York.

Ini diperlihatkan dari perpaduan antara mode celana kaki lebar yang dikombinasi dengan topi baseball cap. Topi yang menjadi bagian gaya hidup para New Yorker.

“Saya memilih model-model dengan struktur wajah yang cocok dengan kain daerah kita, khususnya Banua Borneo, karena tema yang saya bawakan adalah Urang Banua goes to New York”, kata Vivi Zubedi kepada  Maya Nurindah, kontributor tabloidbintang.com di New York, Amerika Serikat.

Vivi Zubedi membuat rancangan dengan membawakan kain Sasirangan dan Pagatan dari Kalimantan Selatan. 

“Kedua kain ini tidak dikenal di Indonesia, apalagi di New York. Untuk itu saya memang khusus dan fokus mengangkat kain-kain ini supaya popular dan mensejajarkan dengan trend fashion masa kini,” tambah Vivi Zubedi.

Ini bukanlah penampilan pertama dari Vivi di New York Fashion Week. Tahun lalu Vivi juga pernah tampil membawakan 12 koleksi busana bersama beberapa desainer lain.

 “Selama enam tahun saya selalu hadir di New York Fashion Week, baru kali ini saya melihat desain mode yang setiap koleksinya sangat fashionable dan terkesan santai”, kata Amundo Daminri pengamat mode dan hair stylist.

Vivi Zubedi membuat rancangan dengan membawakan kain Sasirangan dan Pagatan dari Kalimantan Selatan. (Foto: Bianca Barben)

Sementara Page Richards dari Distract TV melihat rancangan Vivi membuat para wanita tampak lebih cantik. “Saya menyukai tekstur, warna dan detil. Apalagi Vivi memadukan rancangannya dengan memakai topi baseball. I love it!”, kata Richards.

Nuansa Kalimantan tercermin dalam dua puluh empat wajah model yang dirias dengan warna-warna tropis. 

“Kita memang menggunakan make up berkesan alam tropis dan hutan, yaitu memadukan antara warna hijau, emas dan oranye, ini sesuai dengan tema Urang Banua. Ini menunjukkan Indonesia negeri yang biodiversity, dan itu sangat indah”, ujar Carolina Septerita, Creative Director dari Wardah Beauty yang khusus datang dari Jakarta beserta timnya untuk merias seluruh wajah model.

Bagi Vivi Zubedi, penampilan kali ini sangat berkesan. “Saya senang bisa mempresentasikan kain dari Borneo ini. Saat ini koleksi saya ada di Indonesia Fashion Gallery di New York Fashion Week. Saya mengharapkan bisa mendapatkan buyer sehingga bisa membantu pengrajin setempat bila ada pemesanan, yang nantinya dapat membantu perekonomian mereka”, kata Vivi. 

(maya / gur)

Komentar