10 Cara Memberi Dukungan Kepada Penderita Kanker (Bagian 2)

Tuesday, 20 June 2017 12:50:00 WIB | Carisya Nuramadea
Dukungan yang positif akan sangat membantu penderita kanker (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Setelah mengetahui bahwa teman, kolega, atau tetangga menderita kanker, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang harus Anda lakukan. Anda mungkin ingin membantu dengan cara tertentu atau berpikir ingin mampir atau mengirim hadiah. Atau mungkin Anda merasa bingung dengan apa yang harus dilakukan atau apa yang harus dikatakan.

6. Ingat bahwa penyakit setiap orang berbeda

Bahkan jika jenis kanker yang dimiliki teman Anda sama dengan orang lain yang Anda kenal, ingatlah bahwa gejala dan penyakit setiap orang unik. Meskipun Anda ingin mencari benang merahnya, Cammarata merekomendasikan untuk menghindari segala macam bentuk perbandingan antara pengidap satu dengan pengidap lainnya.

"Jangan katakan, 'Teman saya didiagnosis menderita kanker usus stadium 4 juga, dan ia sungguh hebat,'" katanya. Tidak ada gunanya membandingkan penyakit.

7. Pertimbangkan kembali hadiah makanan

Mungkin Anda sudah memikirkan untuk membuat bubur ayam, sup, atau makanan lain. Namun perlu diingat bahwa teman Anda mungkin perlu mengikuti diet khusus selama perawatan yang memiliki gejala seperti mual dan muntah, atau lebih rentan terhadap infeksi, kata Cammarata. Bergantung pada situasinya, mungkin lebih baik tidak memberi makanan bagi pengidap kanker.

8. Berikan hadiah yang bijaksana

Memberikan hadiah bisa jadi rumit karena beberapa alasan. Bunga mungkin tidak sesuai untuk seseorang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Hadiah dengan parfum atau bau yang kuat bisa membuat penderita kanker sangat menderita. Tapi buku, majalah, film, atau teka-teki mungkin merupakan hal yang bagus yang bisa berfungsi sebagai distraksinya selama kemoterapi.

Cammarata mengingat satu hadiah yang sangat baik yang diberikan oleh sekelompok teman. Setiap orang mendapat halaman dan mengisinya dengan atribut yang mereka kagumi tentang pasien tersebut, gambar, kutipan inspirasional, dan kenangan lucu. "Kupikir itu ide bagus," katanya.

9. Beri dukungan kepada perawat atau anggota keluarga lainnya juga

"Orang sangat fokus pada pasien dan bagaimana keadaannya sehingga mereka lupa bertanya pada kerabat atau anggota keluarga yang merawatnya bagaimana keadaan mereka," kata Blackler. "Sesungguhnya perawat juga mengalami stres." Para kerabat inilah yang mencoba menyulap peran mereka dan mengambil alih tanggung jawab dari orang yang sakit tersebut.

Anda dapat menawarkan bantuan untuk menjaga anak-anak pada malam hari atau mengantarkan mereka ke kursus menari mereka. Atau mungkin membantu dengan menjaga sementara rekan Anda yang sakit sementara kerabat yang merawat tersebut dipersilahkan untuk mencari secangkir kopi.

10. Terus tawarkan dukungan setelah diagnosis awal

"Pasien membutuhkan dukungan sepanjang waktu—tidak hanya saat awal divonis menderita penyakit, " kata Cammarata. "Penting untuk diingat bahwa bantuan tersebut tidak hanya diperlukan saat pertama kali didiagnosis atau saat sedang berada di rumah sakit."

Jika Anda adalah bagian dari sebuah kelompok atau organisasi, kelompok Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk bergantian membantu sehingga dukungan tersebut dapat disebarkan. Blackler juga menyarankan untuk menawarkan bantuan lebih dari sekali - tapi tidak terlalu sering. Tanyakan lagi dalam satu atau dua minggu.

Yang terpenting, jaga pikiran orang sepanjang semua itu. Pikirkan kepribadian dan tingkat kenyamanan pengidap kanker, kesukaan atau ketidaksukannya, dan kebutuhannya.

"Ini tentang membantu tanpa membuat orang lain pusing," kata Blackler. "Orang bisa melakukan hal-hal menakjubkan yang menyentuh hati pasien."

 

(dea/wida)

Komentar