Perlukah Mengikutsertakan Anak Macam-macam Les atau Ekstrakurikuler?

Wednesday, 11 January 2017 20:30:15 WIB | aura.co.id
Pendidikan tambahan untuk anak harus sesuai minat (Dok. Depositphotos)

AURA.CO.ID - Tidak sedikit orang tua yang merasa perlu mengikutkan anak dalam kursus atau kegiatan ekstrakurikuler. Dengan alasan, supaya anak lebih cerdas ataupun pandai bergaul.

Meski memiliki dampak positif, terkadang kursus dan kegiatan ekstrakurikuler yang dipilihkan tersebut tidak sesuai dengan minat anak. Alhasil anak tidak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sayangnya, beberapa orang tua justru mengira sang anak tidak berkomitmen dan merasa perlu mengingatkan mereka untuk tidak mudah menyerah.

Sebelum "menuduh" anak gampang menyerah, cobalah renungkan apakah kursus atau ekstrakurikuler yang dijalani sesuai dengan minat anak. Karena terus memaksa anak mengikuti kegiatan yang tidak disukai atau di luar kemampuan mereka, hanya akan membuat mereka merasa tertekan dan menjauh dari Anda (merasa bahwa orang tuanya tidak mengerti mereka).

Beri kesempatan anak untuk mencoba kegiatan yang dia sukai, tanpa harus berbagi waktu untuk mengikuti kegiatan yang hanya membuat orang tuanya merasa senang. Seperti dikutip dari laman Psychology Today, Anda bisa memulainya sejak anak duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Ajaklah anak berdiskusi kegiatan apa yang menarik baginya dan tentukan bersama berapa waktu yang dibutuhkan dalam "masa percobaan" itu. Karena pada usia tersebut, anak telah mampu berargumen akan pilihannya.

 

AURA.CO.ID

 

Komentar