Pemeriksaan Prakonsepsi untuk Kehamilan, Apa yang Bisa Anda Harapkan?

Tuesday, 18 July 2017 13:30:00 WIB | Carisya Nuramadea
Pemeriksaan prakonsepsi untuk kehamilan kini banyak dilakukan (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Sebagai calon orang tua, Anda tentunya ingin melahirkan anak yang sehat dan kuat. Oleh karena itu, merencanakan kehamilan sehat sangatlah penting. Pernahkah Anda memikirkan tentnag perawatan prakonsep sebagai tindakan preventif bagi kehamilan Anda.

Berkonsultasi dengan Ahli

Hal yang bisa Anda lakukan pertama kali adalah berkonsultasi dengan praktisi. Mereka mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar kondisi kesehatan dan gaya hidup Anda. Mereka juga bisa memantau rekam jejak kesehatan Anda yang mungkin memiliki pengaruh terhadap kemampuan Anda untuk hamil dan kondisi bayi Anda jika Anda betul-betul hamil.

Sejarah Ginekologi Anda

Dokter kandungan mungkin akan bertanya tentang menstruasi Anda, jadi mulailah untuk mencatat kapan saja Anda datang bulan. Ia juga akan bertanya soal kontrasepsi atau mungkin pil KB apa yang Anda konsupsi.

Selanjutnya, ia mungkin akan menanyakan tentang pap smears dan apakah Anda pernah mengalami STI (sexually transmitted infection).  Banyak STI yang tidak memiliki gejala khusus yang dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan atau gangguan kesuburan.

Sejarah obstetric Anda

Praktisi akan bertanya tentang sejarah kebidanan Anda mencakup apakah Anda pernah hamil atau mengalami kehamilan ektopik sebelumnya atau apakah Anda pernah melakukan aborsi.

Jika Anda sebelumnya pernah mengalami kehamilan ektopik, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk melakukan pemeriksaan dini untuk memastikan kehamilan Anda tidak ektopik.

Jika Anda pernah mengalami keguguran, dokter akan meminta Anda untuk melakukan tes kromosom atau tes kesehatan lainnya. Dokter juga akan bertanya tentang komplikasi kehamilan, bagaimana Anda melahirkan (jika pernah), dan apakah Anda pernah mengalami komplikasi postpartum.

Dokter juga akan bertanya tentang kesehatan mental Anda seperti postpartum depression selama dan sesudah kehamilan sebelumnya.

Jika Anda pernah melahirkan bayi yang memiliki masalah seperti neural tube defect atau spina bifida, Anda akan diminta untuk mengonsumsi folic acid sebelum dan selama kehamilan untuk mengurangi risiko kehamilan abnormal lagi.

Sejarah medis

Dokter Anda mungkin ingin tahu kondisi medis Anda yang mungin bisa membuat kehamilan Anda terasa lebih menantang seperti asma, diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, dan penyakit tiroid.

Jika Anda memiliki penyakit kronis, Anda mungkin akan dirujuk untuk menemui dokter spesialis yang tepat. Segala bentuk obat-obatan atau perawatan yang diambil untuk mengatasi kondisi kronis Anda juga perlu Anda jabarkan selama dan sebelum kehamilan. Yang terakhir, dokter juga ingin mengetahui riwayat operasi atau perawatan intensif lainnya dan apakah Anda memiliki kendala dengan anestesi.

 

(dea / wida)

Komentar