Orang yang Tidak Divaksinasi Aman Jika Berada Dalam Kondisi Ini

Monday, 19 June 2017 12:40:00 WIB | Carisya Nuramadea
Mereka yang tidak melakukan vaksin bisa tetap aman dalam kondisi tertentu (Depositphotos)

AURA.CO.ID - Vaksin bekerja seperti simulasi sistem kekebalan tubuh. Artinya, vaksin mempersiapkan tubuh untuk melawan penyakit tanpa memaparkannya terlebih dahulu pada gejala penyakit.

Ketika bakteri atau virus memasuki tubuh, sel kekebalan yang disebut limfosit merespons dengan menghasilkan antibodi, yaitu molekul protein. Antibodi ini melawan penyerang yang dikenal sebagai antigen dan melindungi terhadap infeksi lebih lanjut.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), individu yang sehat dapat menghasilkan jutaan antibodi per hari, melawan infeksi dengan sangat efisien sehingga orang tidak pernah tahu bahwa ia sudah terkena antigen.

Sayangnya, tubuh butuh beberapa hari untuk meningkatkan respon antibodi saat pertama kali tubuh bertemu ‘penyerang’ tersebut. Nah, untuk antigen yang benar-benar buruk seperti virus campak atau bakteri batuk rejan, beberapa hari terlalu lama. Infeksi bisa menyebar dan membunuh orang sebelum sistem kekebalan tubuh berhasil melawannya.

Dilansir dalam Live Science, itulah mengapa vaksin dibutuhkan. Menurut Rumah Sakit Anak Philadelphia Vaccine Education Center, vaksin dibuat dari antigen yang mati atau yang lemah. Oleh karena itu, vaksin tidak dapat menyebabkan infeksi meski sistem kekebalan tubuh masih menganggapnya sebagai musuh dan menghasilkan antibodi sebagai respons.

Setelah itu, sel kekebalan yang disebut sel memori tetap berada dalam tubuh meskipun ‘musuh’ tersebut telah menghilang. Jika suatu ketika tubuh menemukan antigen itu lagi, sel memori tersebut bisa langsung aktif untuk menghasilkan antibodi dengan cepat dan menyerang ‘musuh’ yang masuk di tubuh kita. Itulah sebabnya vaksin masih dibutuhkan untuk tubuh.

Pemakaian vaksin tidak hanya bekerja di level individu saja. Vaksin juga bekerja pada tingkat komunitas. Artinya, penggunaan vaksin yang dipakai beberapa orang secara tidak langsung dapat mencegah orang lainnya terutama beberapa orang tidak dapat divaksinasi, baik karena mereka terlalu muda, atau karena sistem kekebalan tubuh mereka terlalu lemah, terkena virus.

Prosesnya seperti ini: jika orang yang belum bisa divaksinasi itu dikelilingi orang-orang yang sudah divaksinasi, orang yang tidak divaksinasi dilindungi oleh sesuatu yang disebut herd immunity. Dengan kata lain, ia tidak mungkin bersentuhan dengan penyakit ini.  

 

(dea/wida)

Komentar